Jumat, 11 Juli 2008

Dua Minggu Menjejak Batant Stride 885

Bekerja di lokasi pertambangan membutuhkan fisik dan mental yang kuat. Selain lokasi kerja yang terpencil dan lingkungan alam yang ‘keras’, kadang cuaca yang tidak bersahabat membuat pekerja tambang harus bisa bertahan dalam kondisi yang buruk dan kurang menguntungkan.
Perusahaan pertambangan mewajibkan karyawan operasional tambang untuk mengenakan alat pelindung diri saat mereka bekerja di lapangan. Alat pelindung itu antara lain helm, kacamata, rompi, dan safety shoes. Malah kadang mereka dilengkapi dengan earplug dan masker. Tidak heran, pekerja tambang yang bertugas di lapangan sangat akrab dengan perlengkapan pelindung diri ini, agar mereka bisa bekerja dengan aman dan nyaman.

Saat saya mendapatkan kiriman contoh sepatu safety dari The Trekker, kawan-kawan sesama pekerja tambang langsung datang mengerumuni. Saat saya keluarkan sepatu itu dari boks, semuanya mengagumi modelnya. “Modelnya tidak biasa,” ungkap seorang kawan. Maklumlah, model sepatu safety sangat terbatas jumlahnya, dan lebih mementingkan fungsi keselamatan daripada fungsi fashion. “Ada yang ukuran kecil nggak?” tanya seorang lady miner, yang selama ini kesulitan mendapatkan sepatu safety ukuran kecil.

Setelah kawan-kawan selesai meneliti sepatu tersebut, saya langsung kenakan. Rasanya cukup nyaman di kaki. Saya pakai sepatu itu ke berbagai lokasi di lingkungan kerja saya di Sangatta selama beberapa hari, siang malam, dalam kondisi cuaca panas maupun hujan.

Safety boots yang saya ujipakai adalah Batant Stride 885. Selama memakai boots ini (kurang lebih 2 minggu), kesan yang saya dapatkan cukup baik. Modelnya bagus, nyaman dipakai, dan kelihatannya cukup ‘tough’ untuk dipakai di lapangan. Beratnya agak sedikit di atas sepatu safety yang selama ini saya pakai, tapi itu tidak masalah. Malah bikin kaki menjejak lebih mantap di medan yang sulit. Saya juga memakainya saat hujan, dan tidak mengalami kesulitan saat melewati area licin dan berlumpur. Yang masih perlu dibuktikan adalah ketahanan solnya. Daerah tambang biasanya berbatu tajam. Selain itu suhu dan temperatur sangat tinggi. Kondisi ini bisa membuat sol sepatu cepat aus. Alangkah baiknya kalau hal ini bisa diantisipasi oleh The Trekker.

(x)Harry NURIMAN - Pekerja Tambang sejak 2001

Tidak ada komentar:

Posting Komentar