Sabtu, 30 Mei 2009

ber bodyboard di pantai Wedi Ombo Gunung Kidul Yogyakarta



Pantai ini berjarak sekitar 2 jam naik kenderaan bermotor.

Memainkan bodyboard ini dilaut adalah sama dengan metode surfing dimana kita butuh mendayung dengan tangan dan kaki menuju ombak, selanjutnya kita akang mengikuti ombak tersebut dan berselencara diatasnya

Ketika sudah bersurfing ada beberapa gaya yang bisa dilakukan seperti seperti gerakan memutar ombak, dan beberapa gaya lainnya dengan bantuan fin dan dayungan tangan. Memakai alat ini harus menggunakan pelampung, fin, pakaian wet suit.

Produk ini mempunyai 4 buah pegangan.. 2 buah didepan dan 2 buah dibelakang hal ini dimaksudkan agar pemakai akan lebih aman dan nyaman memakainya.

Alat ini juga bisa digunakan untuk rescue dimana korban bisa ditumpangkan di atas bodyboard ini,

Produk ini antipatah karena terbuat dari bahan eva yang liat. Perawatannya sangat gampang yaitu jika kena karang ataupun benda tajam yang lainnya bisa ditambal dengan mudah, dan sebaiknya dicuci dengan air tawar sebelum disimpan. produk ini kuat terhadap gesekan pasir

berperahu kayak foam di pantai Telengria Pacitan Jawa Timur



Pantai ini berjarak sekitar 3 jam naik mobil dari Yogyakarta menunju Pacitan Jawa Timur, pantai selatan Jawa

Perahu ini dicoba pada sekitar tahun 2007 yang lalu









perahu ini berpenumpang 2 orang, asik menggunakannya, pantai ini biasa dipakai untuk bersurfing, dan perahu kano foam ini juga bisa bersurfing ria.... menunggu ombak dan kembali mendayung. mendayungnya juga gak berat, kalo maen di laut adalah mengikuti gelombang.

Perahu ini sangat layak digunakan karena foam tidak terisi dengan air yang menyebabkan tenggelam

Perahu kayak foam telah dicoba 4 kali di sekitar pantai di selatan Jawa. Kalo memakai perahu kayak biasa harus menepi terlebih dahulu untuk mengosongkan perahunya... nah perahu kayak foam ini tidak karena ada sistem self bayling sehingga perahu bisa langsung digunakan lagi dan tidak usah menepi.

Perahu kayak foam ini pada dasarnya sangat cocok digunakan dipantai dan sangat mudah dalam perawatan. Dibandingkan perahu kayak inflatable maka perahu kayak foam ini punya keunggulan antara lain, tidak perlu operator yang profesional dalam memandu, aman diduduki di darat ataupun pinggir pantai, tidak perlu takut bocor, tidak perlu pompa.

Kelemahan perahu ini adalah agak susah dipindah-pindahkan karena tidak bisa dikempeskan

Sabtu, 09 Mei 2009

Berperahu Kano di kolam udang Mang Engking

Akhirnya Sabtu siang 9 Mei 2009 kami berhasil mendemokan perahu kano indian kami di kolam udangnya mang engkin di daerah Minggir Sleman Yogyakarta.

Beberapa tamu dan kerabat dari gubung Mang Engking ikut merasakan bagaimana mendayung diatas perahu kano indian ini. Sayang karena bateray kamera digital yang dibawa kedua-dua nya habis... moment yang sangat penting dan bersejarah ini buat kami gagal di abadikan.

Berikuntya adalah kami mempresentasikan ide bagaimana membuat paket wisata keluarga di kolam ini dan mang engking secara langsung meng iya kan lokasi nya dipakai untuk kegiatan ini.

Semoga saja terus berlanjut ya.. dan doakan kami terus mendapatkan berita baik tentang kegiatan ini







Jumat, 08 Mei 2009

Pro dan Kontra Pemanfaatan Air Selokan Van der Wijck untuk perikanan dan wisata perahu kano Indian

Setelah 2 hari posting di blog www.thetrekkers.com/blog dan di facebook, salah satu teman baik ketika kuliah di Mekanisasi Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian UGM memberikan tanggapan. Menurut kami sangat menarik tulisannya.



Berikut tulisan ibu Tining Murtiningrum - FTP UGM Yogyakarta

Tahukah kamu dari mana air di kolam Mang Engking berasal? Ya, dari saluran irigasi Van der Wijck. Air di Daerah Irigasi Van der Wijck seharusnya digunakan untuk mengairi lebih dari 2000 ha sawah sampai di daerah Sedayu. Tapi pengembangan kolam ikan di daerah hulu menjadikan air berkurang untuk daerah hilirnya. Petani padi di hilir menjerit karena air irigasi tidak sampai ke sawahnya.

Data debit dari bangunan bagi Van der Wijck menyatakan bahwa sejak tahun 90-an sampai tahun 2008 tidak ada perubahan signifikan pada jumlah air yang melewati pangkal saluran Van der Wijck tapi kenapa sekarang petani hilir menangis? Kolam-kolam ikan menggunakan air 4-5 kali lipat dari jumlah air yang digunakan untuk sawah pada luasan yang sama. Masih mending kalau kelebihan air dikembalikan lagi ke saluran, kelebihan air dari kolam langsung dibuang ke sungai.

Bukannya tidak setuju dengan pengembanggan kolam. Secara ekonomi kolam memberikan keuntungan. Tapi air adalah common pool resources. Kalau ada yang mengambil maka pemakai lain dapat terkurangi haknya. Seharusnya pemakaian air diatur agar semua kepentingan secara optimal terselamatkan.

Ma’af kalau kurang berkenan.

Kamis, 07 Mei 2009

Rencana Wisata Kelurga Berperahu Kano Indian di Kolam Mang Engking

Tadi siang, Rabu 6 mei 2009 kami bertemu dengan mang engking yang sudah punya 7 gubug rumah makan khusus udang... merasakan aura wirausaha nya ... muantep banget.... ternyata kesederhanaan yang mewarnai kehidupannya sehari-hari ...



Tetapi selain itu kami juga bicarakan tentang kemungkinan ide membuat kegiatan berperahu kano di kolam udangnya mang engking di lokasi gubug rumah makannya di Godean. Semoga saja bisa beliau terima

Hari minggu ato sabtu siang ini kami mau demo dikolamnya.. doakan sukses yaaa ...









Selanjutnya malam hari kami bicarakan paket wisata keluarga berperahu kano indian bersama yubi dan hasnan, semoga ada cahaya didepan

berikut tanggapan beberapa teman melalui facebook :

Susanti Sambasri
jadi inget... satu tas jatuh ke bawah kolong meja di mang engking, basah sudah semuanya... abis, waktu itu belum ada kano rescue..

hmad Fathonih
Saya dukuuunnngggg :D

Niken Sulastri
Wa..bakalan asik nih kl makan di mang engking, bisa berkano ;)
Sukses ya Fer :)

Silvia Kusuma Adhi
sukses mas, menambah elemen hiburan sekaligus keamanan hehe...

selanjutnya www.thetrekers.com memberi tanggapan :

thanks dukungannya mas toni ...

bu santi .. ntar kalo sudah ada kano indian .. pasti lebih seru lagi tuh.. gubug mang engkingnya.. ntar datang lagi yaa

mbak nita .. yang jadi GM nya itu adalah adiknya mang engking .. kebetulan tadi yang kami temui adalah langsung mang engkingnya ....

thanks bu nia atas dukungannya.. semoga bola salju berwisata dengan perahu kano indian ini semakin membesar ... ntar dukung kami terus yaa

mbak silvia ... semoga saja berkenan dihati pemiliknya ide kami ini .... mohon doa nya terus

mbak niken .. ntar kalo sudah disetujui... datang lagi yaa.. dan jangan lupa berperahu kano indian bersama kami ...

Susur Selokan Mataram

Hari rabu 6 mei 2009 bersama Yubi menyusuri selokan mataram dan selokan van der wick ... ada banyak ide yang bisa dikembangkan disitu ....

Ada ide untuk berwisata perahu kano indian di selokan Mataram tetapi tidak ada jalur yang panjangnya sekitar 5 km lebih ... semuanya mentok di jembatan ataupun bangunan pembagi air.. karena memang selokan ini dirancang untuk mengairi persawahan dan perikanan.



Selanjutnya kami juga menyusuri selokan Van der Wick ... yang konon katanya dibangun sebelum indonesia merdeka guna mengairi pabrik gula di daerah Sayegan ... tetapi sekarang digunakan untuk pertanian.... . Air dari selokan van der Wick ini jugalah yang mengairi kolam udangnya mang Engking





Ide mengarungi selokan Van Der Wick dengan menggunakan riverboard/bodyboar menarik... karena ada saluran yang menyempit dan cukup kencang alirannya sehingga bisa di arungi.

Semoga saja bisa terlaksana.

Berikut tanggapan beberapa teman di facebook "

Andreas Maryoto
mantap bung fer...moga nanti kalau pas ke yogya bisa mampir...jangan sampai mati ide....!!!

Cacik Chicho
nek aku pengenne selokan kie di gawe ana jalur gondola ne kae lhomas...njuk sing ndayung nyanyi seriosa koyo nag tipi2 kae loh!!

tanggapan balasan dari www.thetrekkers.com :

mas maryoto .. punya tulisan tentang sejarah 2 selokan ini? kirimkan dong ... agar bisa kami ceritakan kepada setiap peserta nantinya .. bakalan seru tuh ... ada muatan sejarah dan pendidikan nya ....

mbak cacik ... ini lagi kami rintis mbak agar selokan itu bisa difungsikan ke hal lain ... selain utk pertanian dan perikanan... kami mulai dengan berperahu kano indian dulu .. belum gondola seperti di venesia ...

Selasa, 05 Mei 2009

Detik-detik menegangkan perahu terbalik dan kecebur .......

Ini acara mencari bendera sebagai salah satu acara di outbound perahu kano indian.

Gak tau entah karena teralalu PD ataupun terlalu bernafsu .. perahu bapak kirik terbalik berkali-kali .... dampaknya bisa diliat sendiri yaitu kecebur dan basah semua nya ...

Tapi ... dibalik semua itu.......... asik banget ..................



















Senin, 04 Mei 2009

keluarga bu nia dan pak kirik berperahu kano indian

Bertempat di embung Karangasri Sleman yogyakarta, keluarga bu nia dan pak kirik beroutbond perahu kano indian

wah tara anaknya bu nia dan pak kirik kemaren benar-benar jadi bintang .. karena ketika pake pelampung pertama kali ... langsung mati gaya .. he he he .... tapi oke banget kok gaya nya... sebenarnya album foto berperahu kano indian ini ada 400 frame ..tapi cuma 8 frame yang ditampilkan ....

berikut koment dari beberapa teman :

Makasih ya mas fer untuk penghiburannya,kami semua terkesan n sangat gembira...sampai malam masih aja cerita2...sambil merancang 'journey' berikutnya. As├Čk banget! >> Ramaniya Sampurno

yakin fer, aku suka banget liat foto2 mu ini. sangat tertarik u mencobanya dg anak2. >>Indah Rumingsari

asli,tempatnya manis banget...boleh nih booking berapa lama ya mas satu trip ? >>Anggi Bambang

aku seneng lo fer liat aktivitas kayak gitu, khususnya u anak2. dulu waktu di kebun, anak2 sering outbond alami, mandi sungai, main di selokan,naek pohon, nanam buah sawit, naik greder, naek truk buah, mandi hujan, nanam sayuran, ikut ternak ayam, naek sepeda, dll. di kota, ruang publikya lebih banyak, jadi kesempatan outbond alami nya berkurang. >>Indah Rumingsari